MY OPINION

Life is not a competition race, but…

Mungkin kalian yang baca ini ngerasa udah gak aneh sama kalimat di atas. Sama halnya kayak gue yang juga udah gak asing sama kalimat tersebut. Tapi, masih ada loh beberapa orang diantara kita yang masih ga menerapkan makna di balik kalimat itu.

Oke, secara pengertian kalimat “Life is not a competition race” ini adalah “Hidup itu bukan ajang kompetisi”. Ya seperti artinya memang seharusnya hidup itu jangan dijadiin ajang perlombaan. Dimana sekitar kita udah lebih dulu “memainkan perannya” dan kita belum sampai ke titik tersebut. Gak melulu kalau temen udah nikah di umur 20-an, kalian juga harus menikah di usia yang serupa. Atau karena temen udah punya anak, kalian yang belum malah jadi ngoyo buat cepet-cepet punya anak. NO….no…no….!!!!

JADI PRIBADI YANG BAIK BUKAN PUNYA HIDUP YANG “SELALU BAIK”

Gak semua harus kita ikutin alurnya. Satu hal yang bisa gue ambil dari kalimat yang gue jadiin topik kali ini. “Life is not competition race”, iya betul! Tapi, terkadang perlu kita sadari bahwa kita butuh “competition race” untuk jadi pribadi yang lebih baik. Tapi, yang harus digarisbawahi adalah kitaboleh menganggap hidup sebagai ajang kompetisi dengan tujuan untuk jadi pribadi yang lebih baik, bukan punya hidup yang “selalu baik”. Gak ada yang sempurna di dunia ini. Dan hal ini yang menurut gue orang-orang suka lupa. Jadi, ketika lo hidup untuk jadi pribadi yang baik, lo akan lebih menghargai apa yang lo punya dan juga orang-orang sekitar lo, terlebih gak meng-compare/membandingkan hidup lo sama sekitar lo.

Saat yang lo pikir lo “harus” punya kehidupan yang “selalu baik” atau maksudnya hidup lo harus selalu berjalan sesuai mau lo, justru itu yang bikin kita jadi kufur nikmat sih menurut gue. Gue ngomong begini karna gue pernah melalui fase dimana gue ngerasa hidup kenapa kayak “kejar-kejaran” dan gue jadi gak menikmati apa yang udah gue dapet jadinya.

Rejeki itu udah diatur, no need to worry!

Inget, rejeki manusia itu beda-beda dan udah diatur sama yang Kuasa. Gausah khawatir gak kebagian, kalaupun kenyataannya gak sesuai sama apa yang kita harapkan, percaya aja ya itu yang terbaik buat kita kok. Kadang kita sebagai manusia itu suka ngeyel. Allah udah kasih yang baik buat kita, tapi kita ngerasa “bukan.. bukan ini yang kita mau”. Padahal belum tentu apa yang kita anggep itu baik buat kita, kalau kita dapetin bakal berujung baik juga kan. Jadi, gausah ngoyo buat ikutin standart orang. Karena, selain bikin kita mempertanyakan hidup kita kenapa begini dan begitu. Malah bikin soul kita jadi gak happy.

Jadi, buat kalian yang diluar sana atau yang lagi baca topik ini lagi ngerasa hidup ini sebagai ajang kompetisi. Udah, gausah khawatir dan jangan pikirin omongan orang. Kalaupun betul gak sesuai ekspektasi, berkumpulah dengan orang-orang yang punya positive vibes dan mendukung apapun yang lo jalani. Toh pada akhirnya yang jalani hidup dan nentuin bahagia atau engganya hidup kalian ya kalian sendiri. Orang lain cuma bisa mengomentari kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *