TRAVEL

Cara Membuat E-Paspor dan Paspor Biasa Sebelum Traveling ke Luar Negeri, Wah Gampang ya!

OOOO Halloooooooo…

Gengs, long time no see on my blog page. Kali ini gue mau berbagi pengalaman gue seputar traveling. E tapi, ini bukan pengalaman traveling gue. Melainkan, cara membuat paspor dan e-paspor Gengs. Nah, traveling kan gak cuma di dalem negeri aja, tapi di luar negeri juga kita bisa traveling. Salah satu syarat untuk bisa traveling keluar negeri ya kita harus punya paspor. Mungkin dari kalian banyak yang udah tau caranya dan udah pernah buat. Tapi, kali ini gue mau berbagi pengalaman gue buat kalian yang mungkin bingung dan mau tau gimana sih cara membuat paspor. Harus gak antri dari subuh? So, simak ceritanya di bawah ini yaaa….

 

Perbedaan Paspor Biasa dan E- Paspor

Well, dulu banget kita kalau mau bikin paspor emang agak ribet, selain males ambil nomor dari subuh dan antrinya yang bukan main ramenya kan.  E tapi, sebelum makin dalam kita bahas, baiknya mari kita perjelas dulu yuk apa sih bedanya paspor biasa sama e-paspor…

Tampilan Fisik

Untuk tampilan fisik paspor biasa dan e-paspor secara kasat mata memang gak ada bedanya. Tapi, kalau diperhatikan pada paspor biasa gak ada gambar chip di bawah tulisan paspor yang tertera di depan cover paspor. Sedangkan e-paspor terdapat lambang yang terlihat seperti chip itu gengs. Biar lebih jelas, lihat gambar di bawah ini ya …

(photo taken by author)

Nah, kelihatan kan perbedaannya? untuk warna, ukuran dan bentuknya sama kok gengs. Jadi, jangan salah ya sekarang hehehe…

Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan 

Secara fungsi kedua paspor ini punya fungsi utama yang sama yaitu sebagai tanda pengenal identitas yang sah dan bisa dipake dimanapun. Tapi, bedanya tingkat akurasi dari kedua jenis paspor ini memang lebih lengkap paspor elektronik. Karena, e-paspor ini memuat data biometrik dan sidik jari pemilik paspornya di dalam chip gitu Gengs. Sedangkan paspor biasa cuma memuat foto dan data diri penggunanya aja. Jadi salah satu kelebihannya kalau kalian punya e-paspor ya salah satunya susah buat dipalsuin dan selain itu saat pemeriksaan bagian imigrasi, kelebihan punya e-paspor ini gak makan waktu lebih banyak. Karena, ada auto gate yang mana kita tinggal scan data biometrik kita aja. Kalau paspor biasa kan berarti lebih manual pengecekannya, jadi petugas imigrasi pasti buka halaman per halamannya dulu. Kalau e-paspor mah ga perlu. Jadi, gak perlu antri lama deh. Dan setau gue bandara yang punya auto gate itu baru bandara Jakarta dan Bali sih kalau di Indonesia.

Gak cuma itu Gengs, untuk beberapa negara belakang ini kan kasih fasilitas bebas visa dan itu cuma berlaku untuk pengguna e-paspor. Dan setau gue baru negara Jepang sih yang memberlakukan itu untuk wisatawan Indonesia yang pengen traveling ke Jepang, itupun cuma berlaku 15 hari ajah. Tapi, kalau kalian punya e-paspor juga memudahkan kalian punya peluang lebih besar kalau mau ajuin Visa gitu Gengs.  Jadi, sejauh ini udah tau kan mana yang lebih banyak kelebihannya? Tapi, bukan berarti paspor gak bisa digunain untuk traveling lho. Bisa, tapi gak banyak kelebihannya untuk kalian yang suka traveling. Disamping itu, ada juga kekurangannya kok, e-paspor ini lebih sensitif daripada paspor biasa. Karena, adanya chip yang terdapat dalam paspor tersebut, jadinya paspor elektronik ini ga boleh ditekuk, kena air, dibanting, dilubangi dan lain sebagainya yang tertera seperti gambar di bawah ini…..

(photo taken by the Author)

Cara Membuat Paspor

Sekarang mari kita masuk ke poin cara membuat paspor sepengalaman gue ya. Aturan baru yang dibuat oleh Imigrasi sekarang ini memang memudahkan kita membuat paspor gak ribet atau butuh jasa calo. Jadi, sekarang untuk membuat paspor kalian harus ambil nomor antrian secara online, dan ini bisa kalian lakuin dengan cara mengunduh aplikasi “Antrian Paspor” di Android App kalian (belum ada di App store ya) atau kalian bisa juga kunjungin websitenya Gengs. Tapi, kalian harus rajin-rajin buka app-nya ya, karena kuotanya terbatas dan bisa cepet penuh gitu. Nah, begini panduannya kalau kalian mau dapet antrian online di App-nya :

  • Download aplikasi Antrian Paspor di Android app kalian.
  • Kalau udah, kalian bakal diminta untuk mengisi NIK, Nama Lengkap, Alamat email (aktif) dan Nomor telpon (aktif).
  • Pilih kantor imigrasi terdekat dan kalau tujuan kalian membuat e-paspor pastiin pilih kantor Imigrasi kelas 1 khusus. Waktu itu sih gue di Kantor Imigrasi Kelas 1 khusus Jakarta Selatan, yang lokasinya di daerah Mampang.
  • Mengingat susahnya mendapat kuota antrian, kalian harus rajin-rajin buka app-nya ya Gengs.
  • Kalau udah dapet kuota yang available, pilih sesi antrian yang tersedia, ada sesi pagi (08.00 AM -11.00 AM) dan sesi sore (13.00 PM – 17.00 PM)  (correct me if i’m wrong ya Gengs hehhe)
  • Kalau udah ke submit, kalian bakal dapet barcode antrian yang harus kalian simpan dan kalian gunakan saat hari H tiba.

FYI :  1 akun bisa untuk 5 pemohon ya...

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Membuat Paspor

Apa aja sih dokumen yang dibutuhin buat bikin paspor? Kalau tujuan kalian meng-upgrade paspor biasa menjadi e-paspor kelengkapan yang kudu kalian bawa cuma (KTP asli dan fotocopy rangkap 1 dan paspor lama kalian aja).  Sedangkan kalau kalian tujuannya baru bikin paspor, ini nih kelengkapan yang harus kalian siapin. Semua kelengkapan di bawah ini harus dilampirkan Asli dan fotocopy rangkap 1 yaaa:

  • KTP ( asli dan fotocopy A4)
  • Akte lahir/Ijazah/Buku Nikah ( jangan buku dairy lho 🙁 )
  • Kartu Keluarga (KK asli dan foto copy)
  • Kalau domisili kalian dari luar Jakarta kalian kudu bawa Surat Keterangan bahwa kalian domisili di Jakarta atau Surat Keterangan Bekerja di Jakarta dari kantor kalian ya.
  • Siapin dokumen jadi satu di dalam map merah atau map apapun yang kalian punya, biar rapih ya.

FYI: Kalau ada berkas yang lupa kalian foto copy, gausah khawatir karena ada tempat foto copy yang tersedia di ujung lantai 2 tersebut Gengs.

Oke, kalau dokumen-dokumennya udah pada siap dan hari H udah tiba. Kalian tinggal dateng ke Kantor Imigrasi yang sudah kalian daftar (pastiin jangan telat, baiknya 1 jam sebelum jadwal kalian udah ada disana ya). Kalau udah sampe di Kantor Imigrasinya , kalian langsung ke lantai 2 dan berikut yang kalian harus lakuin:

  • Siapin barcode yang udah kalian punya dan kalian simpan saat submit antrian online di aplikasi Antrian Paspor
  • Kalau udah, barcodenya kalian kasih ke petugasnya dan isi form yang diberi petugas,
  • Kalau kalian udah dapet nomor antriannya, kalian tinggal tunggu nomor kalian dipanggil
  • Setelah dipanggil, kalian bisa kasih dokumen yang udah kalian siapin ke petugas imigrasi. Biasanya sekaligus ditanya perihal  data diri dan tujuan kalian bikin paspor. Karena, tujuan kalian itu menentukan jumlah halaman paspor yang akan kalian dapat. Jadi gini, untuk kalian yang bertujuan untuk kerja disana atau sebagai TKI , kalian bakalan dapet paspor 24 halaman dan berlaku stamp visa selama 5 tahun. Jadi, kalau tujuannya untuk jalan-jalan kalian bakal dapet paspor 48 halaman. Btw, paspor elektronik memang gak tersedia dalam 24 halaman ya Gengs.
  • Selesai proses wawancara dengan petugas Imigrasi, kalian akan diberi lembaran bukti permohonan pembuatan paspor yang harus kalian bayar selambat-lambatnya 7 hari setelah permohonan kalian. Di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan ini untungnya ada bank BRI di lantai 1, jadi kalian bisa langsung turun untuk melakukan pembayarannya Gengs.
  • Biaya untuk paspor biasa berkisar Rp 350,000 sedangkan e-paspor sebesar Rp 655.000
  • Setelah pembayaran, kalian simpan ya lembaran bukti udah membayarnya. Karena, lembaran itu yang harus kalian kasih ke petugas saat pengambilan paspor kalian yang udah jadi. Dan paspor kalian bisa diambil 3 hari kerja setelah melakukan pembayarannya ya.

Nah, gampang kan Gengs. Intinya sekarang gak perlu repot pake jasa calo atau antri lama di Kantor Imigrasi ya. Semoga pengalaman gue ini berfaedah untuk kalian yang mau traveling ke luar negeri dan belum bikin paspor yaaaah 😀

  • Notes : Untuk kalian yang mau upgrade paspor biasa ke e-paspor atau perpanjang masa paspor kalian. Permohonan kalian bisa diproses kalau masa berlaku paspor kalian 6 bulan terakhir sebelum expired ya 😉

Kalau kalian punya pengalaman atau info tambahan boleh komen di bawah ini ya Gengs 😀

Kamsahamnidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~

 

 

2 Comments

  • GM

    Oooh God soo much procedures to get the passport🤥🤔 but thanks for sharing it, cos it will save time for many of those who reach passport office without this info & necessary documents and Immigration Officials return them to bring THIS AND THAT…………🤑😄

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *