MY OPINION

What I Think About The Polemic of Polygamy in Indonesia

Haiiiiiiiiiiiiiiii Gengs, udah lama gue gak beropini lagi di blog gue.

Kali ini gue mau sharing opini dan juga tanggapan gue tentang polemik poligami yang ada di Indonesia berdasarkan video yang gue liat di Channel Youtube Vice Indonesia yang judulnya “Heaven and Hell: Indonesia’s Battle Over Polygamy”.  Nah, sebelum kalian baca lebih lanjut, kalian kudu nonton dulu videonya biar gak roaming sama pembahasan kali ini yaaaa. ..

Well, let’s talk about this!!

Related image

Photo source by Google

Sebelum gue mau berargumen tentang video tersebut, baiknya mari kita jelaskan apa itu Poligami secara definisinya. Yang dimaksud dengan Poligami itu sendiri adalah “Pria yang memiliki istri lebih dari satu”. Oke, ini gue ngomong secara generalnya aja ya. Ditambahnya gue emang gak pandai-pandai amat dalam urusan agama. Jadi sebisa mungkin gue jelasin disini secara netral menurut versi gue. Dan maaf kalau tanggapan gue ini cenderung memihak kaum wanita yang anti Poligami pada ujungnya (namanya juga opini hehhe).

Oke, di Indonesia ini membahas Poligami memang jadi topik pembicaraan yang kontroversial dan mayoritas orang-orang pun khususnya wanita-wanita menentang akan hal ini. Dalam video berdurasi 24.06 menit itu gue bener-bener ngerasa mixed feeling as a women. Ada beberapa hal yang mengganjal dan gak sepaham menurut gue. Saat si Bapak yang berpoligami ini ber-statement “Allah configured lelaki itu mempunya kemungkinan untuk menyukai wanita lebih dari satu wanita”. Saat gue mendengar statement itu, gue gak mengelak kalau memang itu memungkinkan terjadi. Tapi, saat gue liat scene dibagian adanya perkumpulan orang-orang yang pro akan poligami. Gue kaget dan speechless gitu lho. Karna, ada ya wanita yang kayak mereka. Terlebih saat gue lihat mereka datang ke acara itu tujuannya mencarikan istri untuk suaminya. I mean like? Demi apa lo mbak??? Wah, gak abis pikir gue tuh. Logikanya aja mana ada wanita yang mau dimadu? Lah ini malah sengaja cariin istri lagi buat suaminya. Ya memang bener mungkin hal itu udah kesepakatan bersama. Tapi, ya apa mbak ini gak mau hidup yang tenang-tenang aja apa?. Kadang gue ngerasa salut tapi kadang juga gue ngerasa gak habis pikir sama pemikiran orang yang berpoligami apalagi sama orang yang dipoligami.

Gak sedikit kadang gue mendengar alasan dibalik orang-orang yang dipoligami itu tujuannya untuk mendapat surga Allah SWT. Begitu juga orang-orang yang berpoligami. Dan menurut video tersebut, si Bapak yang berpoligami ini ber-statement bahwa ” Lelaki itu boleh berpoligami asalkan bisa berlaku adil”. Ya sekarang siapa yang bisa menilai seseorang itu dapat dikatakan dia bisa berlaku adil? Apa iya yang dimaksud adil ini hal-hal yang hanya bisa diquantifikasi aja? Menurut gue, perasaan itu kan gak ada tolak ukurnya. Saat semua dipukul rata hak dan keadilannya (sama porsinya), belum tentu kan rasa kepuasan dan keadilan orang yang diadili itu memang merasa sama adilnya. Gini lho simpelnya, kita nih sebagai manusia sama-sama rambut hitam, punya mata, telinga dan sebagainya. Tapi, hati orang siapa yang tahu??? Apa indikatornya seorang pria bisa atau diperbolehkan untuk berpoligami? Punya finansial yang lebih dari rata-rata gitu?

Dalam video itu gue merasa kalau si Bapak yang berpoligami ini sesungguhnya hidupnya akan baik-baik aja kalau dia gak memutuskan untuk berpoligami. Mereka bukan pasangan yang bermasalah, yang mana maksud gue pasangan yang mungkin gak bisa memiliki keturunan gitu (salah satu pasangannya mandul). Mereka udah hidup belasan tahun dan punya anak 3. Sang suami juga udah mapan, Apa lagi yang kurang? Kadang itu yang bikin gue gak habis pikir. Berarti secara gak langsung kalau kasusnya seperti itu dan suaminya memilih untuk berpoligami ya berarti ada hasrat “kerakusan” yang ada di dalam dirinya dong? Apa mereka gak mikir gimana anak-anaknya tumbuh kembang dengan kenyataan harus menerima bahwa dalam keluarganya mereka memiliki dua ibu yang berbeda.Dan sekarang ini tanggapan gue tentang sang istri yang dipoligami. Wah, ini lagi yang bikin gue makin speechless. Menurut sang istri pertama, hal ini gak masalah buat dia karna gak bertentangan dengan agama. Ditambah lagi menurutnya, perempuan yang cemburu itu aja udah dapat pahala syahid. Oh waw, amaze banget gue lho! Ini yang kadang gak masuk sama akal gue. Apa iya untuk mendapatkan padahal kita harus menyakiti diri kita sendiri? Sedangkan Allah SWT Maha Penyayang lho. Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Begitu juga banyak cara untuk mendapatkan pahala tanpa harus dipoligami kan? Dan kebanyakan istri kedua yang dipoligami ini berasal dari kampung, (maaf) less educated dan (maaf) kurang mampu dari segi financial keluarganya. Hal ini biasanya juga didukung dari pihak keluarga si istri kedua yang mendukung anaknya untuk dipoligami dengan pria yang mapan dan baik agamanya “menurutnya”. Tapi, ketika ada alasan mapan dibalik semua itu, gue yakin antara lain alasannya karna demi memperbaiki masa depan yang lebih baik. Kalau memang tujuannya itu kenapa harus memilih jalan untuk hidup tersakiti batinnya?

Kenapa gue kontra akan hal ini karna gue agak gak setuju kalau hal ini dilakukan karna embel-embel syariat Islam. Menurut gue itu semacam pembenaran aja. Kalau jaman dulu Rasullullah AS punya istri lebih dari 1 itu karna ada alasan yang jelas. Bukan semata-mata karna mau nikahin “daun muda”. Intinya, banyak orang-orang yang menyalah artikan ayat yang ada di surah An Nisa:3 ini yang bunyinya :

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِي الْيَتَامَى فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُواْ

“Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja.” [QS. An-Nisa’: 3].

Kan udah jelas bahwa manusia ini pada dasarnya gak akan ada yang bisa berlaku adil.  Karna Allah SWT Maha Adil dari segalanya. Jadi udah jelas kan sesungguhnya Islam itu tidak menganjurkan untuk berpoligami apabila tidak dalam kondisi yang memang diharuskan atau terpaksa harus memiliki keputusan itu gitu lho. Dan kenapa gak coba untuk memahami penggalan ayat 129  surah yang sama yaitu An-Nisa di bawah ini yang jelas jelas mendukung adanya kebenaran bahwa manusia itu gak akan bisa bersikap adil.

وَلَن تَسْتَطِيعُواْ أَن تَعْدِلُواْ بَيْنَ النِّسَاء وَلَوْ حَرَصْتُمْ فَلاَ تَمِيلُواْ كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ وَإِن تُصْلِحُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ اللّهَ كَانَ غَفُوراً رَّحِيماً

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Selain itu, kebanyakan pria-pria yang pro akan poligami ini seringkali menjelaskan ke istrinya dengan embel-embel bahwa jika istrinya mengijinkan sang suami untuk berpoligami maka sudah pasti ganjarannya surga. Apa iya di Al-Quran ada yang menjelaskan bahwa adanya janji surga bagi yang berpoligami? Gak kan? Dan gue yakin gak ada keluarga yang berpoligami istrinya pada akur-akur aja dan bisa jaga perasaan antara keduanya. Apalagi naturalnya perempuan cenderung berfikir mengedepankan perasaannya daripada logikanya. Mana ada yang tahan harus “berperang” dengan dirinya sendiri untuk nahan gak cemburu sama istri keduanya.

Ya gue harap hal ini gak terjadi dengan pembaca-pembaca blog gue ataupun sekeliling gue dan juga gue yentunya heheh. Gini lho, di dunia ini juga masih banyak pria-pria yang setia dengan satu istri dan sukses rumah tangganya. Ada lagi yang menarik menurut gue, kalau memang tujuannya untuk ibadah. Bisa juga lho melakukan hal yang dilakukan pria yang bernama Roel Mustafa ini. Beliau ini sampai dijuluki “Lelaki 1,000 Janda”, menurutnya ini hal terbaik yang dilakukan yaitu “Menafkahi tanpa harus menikahi” (selengkapnya bisa klik aja linknya yaa). Dan satu lagi, siapa bilang cuma lelaki aja yang punya kecenderungan menyukai atau ingin memiliki pasangan lebih dari satu? Tapi mayoritas kan memang wanita cenderung sanggup setia dengan 1 pasangan. Nah, kalau wanita aja memungkinkan bisa setia dengan satu pasangan. Kenapa pria cenderung gak bisa? Lagipula, menurut gue berpoligami justru banyak mudharatnya daripada maslahatnya. Dan bener memang, apapun yang benar itu pasti enak di hati dan dari kasus ini bukan surah dalam Al-Quran yang salah melainkan cara baca dan memahaminya.

 

Nah, gengsss…

gimana tanggapan ataupun opini kalian sendiri tentang kasus ini? Kalau kalian lebih pro yang mana? Poligami atau anti Poligami?

 

IMG_5319

 

2 Comments

  • Nacinta Tanimoto

    Hahahahahaha pembahasan yg berat ya Cha. Tp gw juga termasuk yg Kontra sih sm poligami, dan alhamdulillah suami juga Kontra. Krn menurut kita masih banyak banget yg bisa kita lakuin untuk mendapatkan ridho dan pahala dr Allah SWT. Kenapa harus grasa grusu poligami kalo memang masih buanyak banget yg bisa kita lakuin untuk mendapatkan pahala dan surga Allah??? ♥️

    • sofia astarina

      Iya Cinta, gue juga kurang setuju kalau memang tujuannya ibadah kan gak harus menyakiti perasaan pasangan kita gitu kan. Semoga pasangan kita bisa selalu jaga hati ya. Amiiiin hihihi Thank you btw udah baca blognya yaaa

Leave a Reply to sofia astarina Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *